Petinggi TNI Diduga Terlibat Aksi Geng Motor

Sabtu, 21 April 2012 00:00 WIB

SETELAH sekitar dua pekan publik hanya berspekulasi tentang dugaan keterlibatan anggota TNI dalam aksi kekerasan geng motor, Pangdam Jaya Mayjen Waris akhirnya mengakui keterlibatan empat anak buahnya.

Mereka ialah Serda Yogi Pramana, Serda Jaka Trima, Praka Mazuri, dan Pratu M Khotibul Imam. Keempatnya anggota Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) VI Tanjung Priok. 

Lebih mengejutkan lagi, Pangdam Jaya menyebutkan adanya indikasi campur tangan pejabat TNI pada peristiwa yang menelan korban jiwa dalam aksi kekerasan geng motor di Jakarta itu.

Kepada wartawan seusai acara silaturahim TNI-Polri di Jakarta Kamis (19/4) malam, Waris mengaku hal itu sudah dilaporkan kepada Presiden Yudhoyono di kediaman pribadi di Puri Cikeas beberapa hari lalu.

"Saya bilang kepada Presiden, mohon maaf saya belum mampu memenuhi keinginan senior saya yang ekstrem," tutur Waris. Presiden merespons dengan bertanya, "Senior yang mana?" 

Waris lalu menyebutkan nama orang yang dimaksudnya. "Saya jawab lantang si A, atasan yang memimpin aksi geng motor." Namun, Waris enggan menyebutkan nama jelas si A itu.

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman mengatakan pihaknya sudah mendapatkan informasi tersebut. Bahkan petinggi TNI yang ekstrem itu sudah diproses oleh Polisi Militer untuk segera diambil tindakan.

"Informasi dari Pangdam sudah didalami Polisi Militer," tutur Marciano. Marciano mengatakan akan ada sanksi tegas jika terbukti secara hukum petinggi TNI mendukung aksi geng motor pita kuning itu.

Kekerasan geng motor bermula pada Sabtu (31/3) dengan tewasnya Kelasi Arifin Sirih. Sejak itu geng motor berpita kuning menganiaya sejumlah orang di Jakarta Utara dan Jakarta Pusat hingga menelan korban jiwa.

Pada kesempatan terpisah Kapendam Jaya Kolonel Infanteri Adrian Ponto mengatakan keempat anggota TNI itu telah dipanggil komandan masing-masing dan diperiksa di POM TNI pada Rabu (18/4).(Edn/Mad/Nat/*/X-4)

Sumber: http://www.mediaindonesia.com/read/2012/04/21/314433/265/114/Petinggi-TNI-Diduga-Terlibat-Aksi-Geng-Motor-

No comments:

Post a Comment