Agama O: Agama Baru yang didirikan Oprah Winfrey

Siapa yang tak kenal Oprah Winfrey. Pembawa acara Oprah Show itu memang terkenal dengan kecakapannya dalam memotivasi publik dengan acara-acaranya yang selalu menginspirasi. Pada 6 April 2010, Oprah mendirikan agama baru yang disebutnya Agama O. Dideklarasikan di Chicago, Amerika Serikat, Oprah memosisikan dirinya sebagai pendiri sekaligus pemimpin agama O.

Gayle King—editor O, The Oprah Magazine, yang menjadi Uskup Agung sekaligus pembicara agama ini, menyatakan inilah agama baru yang sangat diharapkan orang, sejak Scientology.

Menurut Gayle dalam seremoni pembukaan agama tersebut, agama ajakan Oprah ini begitu menggoda banyak orang karena menghilangkan banyak aturan dan larangan dalam agama konvensional yang sudah ada. "Sekarang, Anda dapat melakukan hal yang sama, dan tanpa ada ancaman kutukan abadi," kata Gayle, yang juga merupakan sahabat Oprah.

Gayle melanjutkan, agama Oprah memiliki semua kenyamanan yang ada pada sebuah sistem kepercayaan tradisional, tapi lebih dikombinasikan dengan semangat kehidupan Oprah, sehingga siapa pun akan merasa nyaman ketika mereka berpindah ke tradisi baru O. Misalnya saja, tradisi Katolik seperti pengakuan dosa telah dimasukkan ke dalam O. Namun dengan modifikasi: cukup dilakukan sekali seumur hidup.

Setelah mengucapkan kata pengantarnya, Gayle kemudian merentangkan tangannya ke langit, dan Oprah muncul dari atas, terbalut jubah putih menyilaukan dan sepasang sepatu bot kulit hitam setinggi lutut dengan tumit stiletto. Kerumunan campuran perempuan pra dan pasca-menopause histeris, menangis, seperti melihat visi surgawi.

Sejak Oprah sebagai pemimpin tertinggi dan sekaligus sebagai kepanjangan tangan Tuhan, penebusan dosa tidak perlu, dan pengampunan dijamin, tanpa harus ada campur tangan orang lain. Meskipun Oprah meresmikan sendiri pembukaan pertama Gereja Oprah Juru Selamat, yang terletak di Chicago Magnificent Mile, namun agama Oprah tidak mensyaratkan bangunan gereja.

Sebaliknya, "Berbahagialah gerejaku, masukkan kalian sekarang dan lihatlah pelayanan saya di televisi panel layar datar raksasa Sony di dalam!" Oprah berseru. Kemudian ia melanjutkan, "Lihatlah dalam diri Anda, agar Anda dapat mengatasi semua rintangan jika Anda percaya pada diri sendiri! Lihat juga di dalam kantong hadiah Anda, karena Anda semua mendapatkan sertifikat untuk sebuah televisi Sony gratis!"

Saat ini, Oprahnisme menjadi agama resmi di Kanada, Jepang dan Selandia Baru. Kentalnya pengaruh New Age, nampak dari doktrin awal yang didengungkan Oprah.

Gereja Oprah ini semakin mengibarkan sayapnya yang kokoh. Namun Gereja Katolik menolak jika Gereja Oprah sebagai sebuah agama. Pengikut Oprah ini menunjukkan perlawanan kepada agama yang menolak.

Facebook link untuk First Church of O, The Oprah Religion

http://www.facebook.com/group.php?gid=10067999698&v=wall

Bagi Oprah, salah satu kesalahan dari manusia adalah menilai bahwa hanya ada satu jalan kehidupan, dan bahwa kita tidak menerima adanya bermacam-macam jalan di dunia. Padahal ada jutaan cara bagi manusia dan banyak jalan untuk menuju Tuhan. Besarnya pengaruh Gerakan New Age terlihat dari banyak tamu di acara-acara Oprah, yang merupakan pendukung New Age.

Tentang New Age

New Age Movement atau Gerakan Zaman Baru tidak seperti agama formal kebanyakan. “Agama” ini tidak memiliki teks suci, organisasi pusat, keanggotaan, pendeta formal, pusat geografis, dogma, kepercayaan, dan lain sebagainya. Mereka sering menggunakan definisi eksklusif untuk beberapa istilah mereka.

New Age sebenarnya gerakan spiritual yang mengalir bebas, sebuah jaringan orang-orang percaya dan praktisi yang memiliki keyakinan agak mirip dan praktis, yang mereka tambahkan ke dalam agama formal yang mereka ikuti. Mereka menjadikan seminar, konvensi, buku, dan kelompok informal sebagai khotbah dan agama mereka.

Filosofi New age adalah filsafat yang berpusat pada diri manusia. Gerakan Zaman Baru mengajarkan bahwa manusia adalah "Allah".

Sumber:

***

Orang paling berperan terhadap tumbuhnya spiritualitas New Age pada Oprah:

Eckhart Tolle

Bagi penggemar tayangan Oprah Show di televisi, tentu pernah melihat orang ini melakukan wawancara bersama Oprah. Ya, karena Tolle sudah berkali-kali terlibat dalam acara Oprah, baik di telivisi, web, ataupun seminar yang digelarnya.

Eckhart Tolle, 63 tahun adalah seorang penulis dan pembicara. Dia adalah penulis buku bestseller, The Power of Now dan A New Earth. Pada 2011, dia dinobatkan sebagai orang yang paling berpengaruh secara spiritual di dunia oleh Watkins Review.

Tolle berkali-kali diundang dalam acara Oprah, baik di televisi, seminar, juga dalam web. Bagi Oprah, buku ini adalah panduan untuk orang-orang yang sedang mencari jati diri yang sebenarnya, dengan metode-metode dan cara yang spesifik. Berkonsep pada New Age Movement, pencarian jati diri yang berlebihan itulah yang membuat orang mendewakan dirinya sendiri.

Seperti para pencari jati diri dengan metode dari Tolle ini, sama halnya yang terjadi pada Oprah. Dia mulai mengaggungkan dirinya dan meyakini konsep spiritual yang dianutnya, New Age. Tentu saja, berbekal kemampuan public speaking yang luar biasa, dia bisa mempunyai pengikut yang jumlahnya besar.

Sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7992607

12 comments:

  1. apakah ada fakta yang mengacu kepada "agama resmi" tersebut ?? seperti misalnya telah tercantum dalam kartu identitas yang resmi berlaku pada masing2 negara tersebu dan telah dimasukkan kedalam UU negara. Kalau belum sejauh itu, mungkin tepatnya masih dalam "gerakan spritual".

    ReplyDelete
  2. maaf jika komntar saya lebay*maaf*berlebihan,

    Ya Rabbana.. ngeri amat ini orang *na'udzubillah..
    kalo pengikut dia banyak, (penganut agama o banyak)-atau terhitung banyaklah untuk agama baru yang sepertinya belum diakui atau bahkan sulit diakui(?) oleh pemerintah setempat- berhubung mereka udah mempelajari konsep new age yang ga jelas juntrungannya itu, seharusnya para penganut itu, mengaku dirinya adalah tuhan dooong, dan bikin(lagi aja) agama baru. hayoo gimana gimana gimana? mau?

    astaghfirullah.

    awal2 banget jaman saya smp, suka banget acara ini. eh pas temanya ttg apaa gitu yang ngundang anak kecil (yang dikasih nama samaran steven O) berkebangsaan iran, yang benci sama ayahnya yang ngelawan amerika(kalo ga salah)nah dari sana, saya udah mulai enggan nonton oprah. saya pikir-awalnya- acara oprah itu acara yang bakal bikin orang jadi berpikiran cerdas. ga taunyaa.. untung saya benci kalo ada siapapun itu yang menghina agama islam, saya tinggalkanlah itu acara.

    tapi kira2.. oprah itu, di'kendalikan' oleh orang yahudi dsj bukan ya ustadz?
    awalnya saya pikir ya, karena biasanya bintang amrik dkk sana yang bisa tenar itu, cuma yang menganut agama yahudi kabbalah.(yang ga mau nganut, ga akan tenar, bakal kena blacklist malah, hidupnya ga akan tenang, digentayangin sama antek2nya.. hiii.. astaghfirullah. gitu bukan si tadz?)
    tapi, sekarang saya mikir lagi.. kenapa dia bikin agama baru yak?
    apa jangan2 ini makar lain daripada yahudi la'natullah 'alaih?
    na'udzubillah, tsumma na'udzubillahi min dzaalik.
    tapi, wa makaruu wa makarallah.. wallahu khairul maakiriin(3:54)
    Allahu Akbar.

    kalo ada yang salah mohon dikoreksi ya ustadz.
    bahasannya emang 'ga nahan' tapi saya pengen ngerti ttg yang begini. setidaknya, agar saya menjauhi diri dari danone, nestle, unilever (dsj) atau lebih dari itu.

    jazakumullahu ahsan al jaza.

    ReplyDelete
  3. saya belum pernah menelusuri sampai sedalam itu, nanti coba kita tanya rekan-rekan yang berdomisili di sana jika ada, insya Alloh...

    ReplyDelete
  4. waiyyakum, afwan ane masih belajar juga, itu pun hanya forward dari tulisan orang, semoga berkah dan manfaat, untuk pertanyaan-pertanyaan, ane belum bisa jawab, coba tanya kepada teman-teman di KaZI (Kajian Zionisme Internasional) mereka sangat concern dengan pembahasaan terkait hal-hal sedemikian. syukron, semoga tulisannya berkah dan manfaat...! aamiin...!

    ReplyDelete
  5. dsini agama tidak tercantum dlm UU..
    d KTP gk ada isian ttg agama

    ReplyDelete
  6. alhamdulillah ada yang menjawab, syukron jazakalloh khoir.... :)

    ReplyDelete
  7. plus minus nya...
    saat kita bilang religious reason utk sesuatu hal, mreka gk bisa otak-atik dan gk bisa mendebat kita lebih jauh...

    tambahan ajah, klo liat dr artikel diatas, pengertian "gereja" itu dari kata "church"
    dsini church gk brarti gereja (sperti yg biasa kita sebut)
    tempat peribadatan itu dsebut church secara umum....

    ReplyDelete
  8. astaghfirullah..... na'udzubillahi min dzalik. ini salah satu fitnah dajal. dia semakin dekat. raja yahudi itu sebentar lg muncul. syukran bang adit

    ReplyDelete